togel singapura agen poker

Aneh, Para Perampok Ini Hanya Berburu Rambut Panjang Wanita Dengan Cara memotong Paksa

Palinganeh.com – Rampok pada umumnya mengincar barang berharga, seperti berlian, uang, kendaraan, barang-barang seperti gadget, laptop, dll,

taruhan bola

Akan tetapi kelompok rampok yang sering beraksi di kota di Venezuela ini terbilang aneh, ia tidak berburu barang-barang mewah melainkan memotong paksa rambut wanit, khususnya wanita yang memiliki rambut panjang.

Seperti dilansir New York Daily News, Kamis 8 Agustus 2013, Aksi perampokan memotong paksa rambut panjang wanita ini sedang marak terjadi di kota pesisir, Maracaibo. Bahkan ada sekelompok penjahat yang sudah dikenal dan kerap disebut “piranhas.”

Kelompok ini tidak menjarah barang berharga seperti uang, gadget, atau barang berharga lainnya, Akan tetapi mereka lebih mengincar rambut panjang wanita.

Aksi memotong rambut wanita yang dijadikan korban, dilakukan secara sembunyi-sembunyi, ada juga yang terang-terangan di bawah ancaman senjata, Insiden aneh tak biasa terjadi ini sangat di takuti wanita yang berambut panjang,

Peristiwa ini juga pernah di alamai oleh seorang wanita warga kota Maracaibo, bernama Egmari Villarreal,

Wanita yang akrab di sapa Villarreal ini mengungkapkan peristiwa yang pernah ia alami, pengalaman yang membuatnya trauma itu di sebuah situs video berbahasa Spanyol, Panorama.

“Kalian baru akan percaya setelah melihatnya sendiri, Kami tidak akan dapat memiliki rambut panjang lagi. Sebagai wanita, ini benar-benar pengalaman yang membuat trauma,” kata Villarreal.

Aksi para penjahat ini biasanya berburu mangsa di tempat-tempat keramaian seperti mal, pantai dan pusat kota. Modus yang mereka gunakan, bisa berpura-pura ingin mengambil benda berharga milik korban. Saat korban lengah dan memperhatikan barang berharganya, pelaku langsung mengeluarkan gunting dan memotong rambut dari belakang.

Pengalaman serupa dialami Mariana Rodriguez. “Saya kira mereka bermaksud ingin mencuri ponsel, karena saat itu posisinya ada di tangan saya. Namun tiba-tiba pelaku mengeluarkan gunting. Mereka tidak memberikan saya kesempatan untuk berpikir dan saat sadar, rambut saya menjadi pendek,” ucap Rodriguez ke laman berita Globovision.

Motif pelaku menggunting rambut korban diduga karena rambut mereka dapat dijual kembali ke salon-salon kecantikan sebagai rambut tambahan atau lazim disebut hair extension. Kumpulan rambut tersebut laku terjual antara US$500 atau Rp5,2 juta hingga US$800 atau Rp8,3 juta.

Menurut seorang penata rambut di Venezuela, Jhonatan Morales, penggunaan rambut tambahan kini sedang menjadi tren di negara itu. Bahkan pemintaannya naik sekitar 30 persen.

Melihat keresahan warga, Wali Kota Maracaibo, Eveling de Rosales, berjanji akan menuntaskan permasalahan itu. Dia mengatakan kepada media akan menempatkan petugas polisi tambahan untuk menangkap pelaku pemotongan rambut.

“Sebagai bagian dari operasi kami untuk meningkatkan rasa aman bagi warga, kami akan menempatkan tambahan anggota kepolisian baik pria atau wanita untuk terus mengawasi dan mencegah aksi serupa terulang kembali,” kata Rosales.

Aksi kejahatan seperti ini tidak hanya terjadi di Venezuela saja, tetapi juga ada di Kolumbia, China dan Afrika Selatan.

loading...

Komentar Anda

Leave a Comment

Berita Terkait