togel singapura agen poker

Ayah Lempar Anak Ke Bara Api Gara-gara Istri Tidak Sediakan Makanan

Ayah Lempar Anak Ke Bara Api Gara-gara Istri Tidak Sediakan Makanan

Palinganeh.com — Pria bernama Taruna 23 tahun warga Kampung Singkup, RT 10 RW 02, Desa Cisitu, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumik, Jawa barat tega melempar anak kandungnya Susilawati yang baru umur 1,5 tahun ke bara api cuma gara-gara pulang kerja perut lapar istrinya Yeni 20 tahun belum sediakan makanan.

taruhan bola

Awal mula peristiwa ini terjadi, Taruna yang bekerja sebagai buruh pulang dari beraktifitas sekitar jam 2 sore WIB dalam kondisi perut lapar, setiba dirumah hendak makan, ternyata istrinya tidak menyediakan makanan. Taruna marah besar terhadap istrinya.

Istrinya tak mau kalah dan membalas kemarahan suaminya dengan membanting rantang ke lantai cukup keras hingga rantang berpelantingan, keadaan semakin tak terkendali kemarahan Taruna kian memuncak lalu sebagai pelampiasan kemarahannya yang tak terkendali Taruna melemparkan anaknya ke tungku api melanyala.

Untunglah bayi tak berdosa menjadi korban pelampiasan amarah orang tuanya tidak mengalami korban jiwa, namun luka bakar di beberapa bagian bayi tersebut harus segera mendapatkan pertolongan medis, kini sudah dilarikan ke Puskesmas Nyalindung kemudian dirujuk ke RSUD R Syamsudin yang tentunya peralatannya lebih lengkap.

Ayah yang marah besar gara-gara lapar ini langsung dibawa ke Mapolsek Nyalindung Kabupaten Sukabumi untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

“Korban ini mendapat tindakan kekerasan dari ayah kandung sendiri,” kata Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Yusri Yunus sebagaimana dilansir dari merdeka.com  24 April 2017.

“Bayi tersebut mengalami luka lebam dan lecet pada bagian dahi, dagu, serta hidungnya mengeluarakan darah,” katanya lagi.

Orang lapar kalau marah bisa sangat dahsyat dibanding orang marah dalam kondsi kenyang. Sekilas mirip hewan, dimana seekor singa palar akan berubah beringas dan sangat buas.

loading...

Komentar Anda

Leave a Comment

Berita Terkait