togel singapura agen poker

Biadab, Pria Ini Tega Bakar Hidup-hidup Istri dan Anaknya

Biadab, Pria Ini Tega Bakar Hidup-hidup Istri dan AnaknyaPalinganeh.com – Perbuatan keji dan biadab manusia, bisa lebih keji dari iblis, itulah gambaran tepat yang dilakukan seorang suamin terhadap istrinya, hewan buas sekalipun tak akan memangsa keluarga sendiri, apalagi terhadap anak nya yang masih bayi. Sungguh mengerikan perkembangan ulah manusia di zaman sekarang. melakukan kekejaman luar batas.

taruhan bola

Pria ini sampai tega membunuh anak dan istrinya dengan cara di bakar hidup-hidup, bahkan tindakan keji itu di bantu oleh para kerabatnya sanak sadang dan semua keluarganya, ah sungguh malang sekali nasib wanita ini bersama bayinya, semoga ia mendapatkan tempat di sisinya, amin…

Masalah memang ada, tidak ada manusia hidup tanpa masalah, tetapi setiap masalah pastilah ada cara yang baik penyelesaiannya. kecuali manusia tak punya hati nurani.

Seperti halnya kasus ini, masalahnya hanya karena si istri belum melunasi mahar pernikahan 3 tahun silam, Ini adat orang india,

Di India pihak wanita wajib memberikan adat berupa uang atau barang berharga lainnya, kepada pihak pria pada saat lamaran, rupanya mahar yang di berikan pihak wanita tersebut masih belum lunas sejak hari pernikahan 3 tahun lalu.

Tindakan keji dan tak berperikemanusiaan itu terjadi di negara bagian Jharkhand, India bagian timur, yang di lakukan seorang pria bernama Gunjat Masat, di bantu kerabatnya, mereka dengan brutal dan tak berperikemanusiaan membakar hidup-hidup istrinya bernama Annu Devi 22 tahun yang ketika itu Annu Devi tengah menyusui bayinya, Si mungi pun ikut tewas saat itu juga.

Meski sempat di larikan kerumah sakit Annu Deva tak terselamatkan, akibat luka bakar di sekujur tubuhnya mencapai 95 persen,

Masalah mahar Annu Devi dengan Masat suaminya, saat suami dan keluarga mertuanya mempermasalahkan anak mereka, yang ternyata berjenis kelamin perempuan. Menurut keterangan dari ayah Devi, Raghuni Rana, keluarga suami menginginkan anak laki-laki.

“Mereka ingin memiliki seorang anak laki-laki tetapi tidak sadar bahwa melahirkan anak perempuan bukanlah kesalahan Devi,” ungkap Rana. Belum lagi, lanjut Rana, keluarga besannya itu masih terus menuntut lunas kewajiban mahar.

“Mereka menuntut satu unit televisi dan satu sepeda motor. Padahal saya sudah memberikan mereka tanah yang cukup luas sebagai mahar,” ujar Rana. Akibat keinginan itu tidak jua dipenuhi, lanjut Rana, keluarga itu mulai menyakiti dan menyiksa Devi hingga akhirnya dibunuh.

Menurut Kepala Polisi Nirmal Kumar Misha, semua pelaku akan ditahan dan dituntut karena melakukan kejahatan yang kejam. Sebagai bukti, polisi berhasil membekuk suami Devi dan keluarganya.

Sementara kakak ipar Devi yang disebut turut berpartisipasi melakukan pembunuhan, hingga kini masih buron. Di India, diskriminasi dan perlakuan yang tidak layak atas perempuan masih terjadi.

Ribuan anak perempuan diaborsi di India setiap tahun, karena mereka lebih memilih anak laki-laki. Hal itu lantaran dengan memiliki anak laki-laki, pihak keluarga tidak perlu membayar mahar.

Pernyataan itu diperkuat dengan data dari Biro Catatan Kejahatan Nasional dan dilansir laman IB Times, setiap satu perempuan meninggal setiap jam akibat menjadi korban pembunuhan terkait masalah mahar. Angka kematian terkait mahar juga terus meningkat antara tahun 2007 dan 2011. Sementara di tahun 2012 ini, angkanya mencapai 8.233 kasus.

India negara paling rusuh sedunia

loading...

Komentar Anda

Leave a Comment

Berita Terkait