togel singapura agen poker

Bunuh Pemerkosa, Perempuan Iran Justru Dihukum Mati

Bunuh Pemerkosa, Perempuan Iran Justru Dihukum Mati

taruhan bola

Palinganeh.com – Sungguh malang sekali nasib perempuan Iran ini, sudah jadi korban pemerkosaan, kini dia harus menajalani hukuman mati. Wanita bernama Reyhaneh Jabbari 26 tahun ini di jatuhi hukuman mati lantaran ia membunuh pria pemerkosanya. Setelah hukuman mati di tetapkan Reyhaneh Jabbari kemudian mengirimkan pesan ke ibunya.

Reyhaneh Jabbari dihukum mati di tahanan Tehran pada Sabtu 25 Oktober 2014 pagi waktu setempat. Praktis, hukuman yang menimpa Jabbari itu mendapat kecaman dari kelompok hak asasi manusia Amnesti Internasional.

Dalam kasus ini Reyhaneh Jabbari dinyatakan bersalah karena membunuh seorang mantan perwira intelijen. Dalam persidangan Reyhaneh Jabbari menusuk pelaku menggunakan sebuah pisau pena.

Tetapi dalam kasus ini, Jabbari menolak atas tuduhan telah membunuh perwira. Ia mengatakan, pelaku pembunuhan sebenarnya seorang pria yang ada di tempat kejadian perkara.

Pada tahap ini, Jabbari menolak dihukum mati, meski bukti di persidangan sangat kuat. Kemudian, pada April 2014, dia langsung menghubungi ibunya serta mengatakan organ tubuhnya bisa didonasikan. Sepertinya, itu menjadi surat terakhir Jabbari ke ibunya.

“Seharusnya saya yang tewas pada malam itu. Tubuh saya akan dilempar ke pojok kota, dan setelah beberapa hari polisi akan membawanya ke koroner untuk mengidentifikasi tubuh saya. Anda harus ketahui bahwa saya juga sudah diperkosa.” demikian tulis Jabbari dalam surat kepada ibunya.

“Kasus pembunuhan itu tidak akan dibuktikan karena saya tidak memiliki harta dan kekuatan seperti mereka. Maka, Anda bisa melanjutkan kehidupan dengan menderita dan penuh malu. Beberapa tahun kemudian Anda akan tewas karena rasa malu ini dan itu yang seharusnya terjadi.” sambungnya.

Kemudian Jabbari mengatakan kepada ibunya. Dia ingin organ tubuhnya didonasikan.

“Saya tak ingin membusuk di bawah tanah. Saya tak mau mata dengan jantung saya menjadi abu,” kata Jabbari, sebagaimana diberitakan Daily Life,  28 Oktober 2014.

“Setelah saya dihukum, jantung, ginjal, mata, tulang dan semua yang dapat ditransplantasikan, bisa diambil dari tubuh saya dan berikan ke seseorang yang membutuhkannya. Saya tidak mau penerima donor mengetahui nama saya agar mereka tidak membeli bunga atau berdoa untuk saya.”  lanjutnya.

loading...

Komentar Anda

Leave a Comment

Berita Terkait