togel singapura

Di Hamili Adik Ipar Wanita Kubur Bayinya Hidup-hidup

Di Hamili Adik Ipar Gambar: Ilustrasi By google

Palinganeh.com – Seorang istri berusia 27 tahun asal Triangle, Zimbabwe di hamili adik ipar, hal ini terjadi karena wanita bernama Josephine Tambudzai ini merasa kesepian saat di tinggal sang suami pergi kerja di Afrika Selatan.

taruhan bola

Tambudzai menjalin hubungan asmara dengan adik iparnya, bahkan ke duanya melakukan hubungan seksual hingga membuat Tambudzai hamil, entah mengapa Tambudzai mau di hamili adik ipar.

Baca juga: Pergoki Istri Selingkuh, Suami Celurit Pria Selingkuhan Hingga Tewas

Selama Tambudzai hamil, adik ipar yang berhasil membuat perutnya buncit meninggal dunia, dan ketika Tambudzai melahirkan, ia tak mau punya momongan dari hasil hubungan gelap dengan adik iparnya, juga kelak suaminya pulang sudah dapat di pastikan akan terjadi bentrok sengit.

Tak mau hal itu terjadi, Tambudzai terpaksa membunuh bayinya dengan cara mengubur hidup-hidup di tepi sungai, aksi Tambudzai di ketahui tetanganya, semula dari kecurigaan tetangga yang mengetahui Tambudzai hamil namun setelah melahirkan bayinya tidak ada.

Baca ini: Suami Marah dan Mengelim Vagina Istrinya Yang Kepergok Selingkuh

Dari rasa kecurigaan itu, tetangga Tambudzai melaporkan hal itu kepolisi, saat di interogasi polisi, Tambudzai mengakui apa adanya ia di hamili adik ipar, ia menunjukkan di mana bayinya di kubur, ia juga mengaku pada polisi kalau suaminya kerja di Afrika selatan.

Tambudzai juga mengaku sengaja membunuh bayinya yang berjenis kelamin wanita itu, ia membunuh bayinya lantaran tak ada yang akan menghidupi bayi tersebut, apalagi adik iparnya telah meninggal di saat dirinya tengah hamil.

Kini, Tambudzai harus mempertanggung jawabkan atas apa yang telah di perbuat, di pengadilan Tambudzai mengaku bersalah, dan hanya dihukum 24 bulan penjara dan 15 bulan penangguhan, jika berkelakuan baik.

Jaksa penuntut Doubt Phiri mengatakan kepada pengadilan, Tambudzai di hamili adik ipar dan melahirkan bayi perempuan, kemudian membawanya ke tepi sungai sekitar 200 meter dari rumahnya, kemudian mengubur bayi tersebut.

“Saya takut diceraikan suami saya, karena hamil saat dia berada di Afrika selatan. Dia pasti akan tahu bayi itu bukan miliknya, dan saya ingin mempertahankan pernikahan saya,” kata Tambudzai.

Kasus kumpul kebo makin hari tampaknya semakin mewabah, mudah-mudahan kejadian ini menjadi satu contoh bahwa perbuatan yang tidak baik akan membawa dampak buruk pula.

Komentar Anda

Leave a Comment

Berita Terkait