togel singapura

Guru Ngaji Cabul 6 Murid di Pengajian Jadi Korban

Guru Ngaji Cabul

Palinganeh.com – Guru ngaji cabul berinisal MS 46 tahun selama ini mengajar di yayasan pendidikan di Kecamatan Seibeduk, meurut dugaan guru tersebut telah berulang kali melancarkan aksinya selama dua tahun terakhir. Aksi cabul itu dilakukan pada saat mengajar atau pengajian.

taruhan bola

Yn 14 tahun siswi kelas VIII SMP merupakan salah satu korban kebejatan MS pada 7 Maret 2016 sekitar jam 8 malam WIB. Menurut yang di ceritakan Yn aksi cabutl MS dilakukan ketika ia meminta Yn masuk ke ruang kerjanya.

Ketika itu Yn di minta membawakan kopi dan rokok, usai mengantarkan kopi dan rokok, guru ngaji bejat tersebut menahan Yn untuk berbincang-bincang.

Selama terjadi obrolan sang guru lantas memperlihatkan content porno kepada sang murid Yn. “Saya di suruh abah (Abah = Panggilan untuk gurunya) nonton video porno pada saat itu,” ungkap Yn saat di tanya reporter 17 Maret 2016.

Usai nonton video porno selama enam menit, sang guru langsung meraba-raba tubuh Yn, “Saya takut, tak bisa ngapa-ngapain saat itu,” ungkapnya.

Meski tahu tindakan gurunya bejat, namun Yn tidak dapat berbuat apa-apa, sebelumnya ia pernah mendapat cerita dari teman-temannya tentang aksi gurunya yang cabul.

Selama ini di ketahui oleh korban, kalau gurunya itu sudah mencabuli 6 muridnya selama dua tahun terakhir.

“Masing-masing korban ada yang dicium bibirnya dan pipinya, ada yang dipeluk, ada yang dipegang kemaluannya. Kami takut memberitahukannya kepada orangtua,” katanya.

Yn awalnya takut mengungkanpan kejadian tersebut ke orangtua, justru ia bercerita dengan orangtua temannya, menurut SW ibu Yn. Akibat peristiwa ini membuat anaknya trauma.

“Anak saya mengalami trauma, untuk mengembalikan kondisinya ke semula sangat tidak mudah,” keluhnya.

Sebab dari itu, ibu korban meminta Guru ngaji cabul itu di proses ke meja hukum, sebab perbuatannya sudah kelewat batas yang tak lagi mungkin dapat di beri ampun.

Kasus ini sudah tak lagi dapat di selesaikan secara damai, ibu korban menginginkan pelaku di beri hukuman setimpal dengan kekurangajarannya.

 “Mau minta perlindungan dari pihak yang berwajib. Harapannya dihukum sesuai perbuatannya,” tandas dia.

Komentar Anda

Leave a Comment

Berita Terkait