togel singapura agen poker

Kecanduan Narkoba, Ibu dan Anak Ini Tawarkan Seks 2 In 1

kecanduan narkoba

Palinganeh.com – Ini akibatnya bagi mereka yang kecanduan narkoba, saat tak punya uang jalan apapun di tempuhnya, seperti yang di alami wanita ini, tapi lumayan, cukup sekali bayar, sudah bisa tidur dengan anak atau ibu nya, atau dua-duanya, kan 2 in 1 hmmm lumayan :mangap: :like: apalagi tarif yang di pasang tak mahal-mahal amat, soalnya yang jualan posisinya kepepet, kehabisan uang untuk beli obat terlarang, Ini satu kesempatan langka yang belum tentu kamu akan menemukan lagi di hari mendatang, bagaimana? berminat? tapi….??

taruhan bola

Baca juga: Ibu Dan Anak Jadi Bintang Bokep Demi Biaya Hidup

Ibu bernama Romona Ramouta usia 43 tahun, sementara sang putri bernama Daniella Sinanan umur 24 tahun asal Florida ini mereka berdua pecandu obat-obatan terlarang, atau kecanduan narkoba, katika mereka mengalami kesulitan untuk mendapatkan obat-obatan tersebut karena sedang tidak memiliki uang, kemudain ibu dan anak ini sepakat memberi penawaran seks 2 in 1 melalui iklan di Backpage.com,

Penawan tertulis dalam iklan, ibu dan anak itu berjanji akan memberikan pelayanan yang sangat luar biasa, tak hanya itu ia juga akan menggetarkan dunia si pelanggan dengan tawaran spesial 2 in 1, namun aksi ibu dan anak ini tercium oleh pihak kepolisian, kemudian pihak polisi melakukan pelacakan, untuk menangkap ke duanya,

Polisi mencoba menghubungi nomor telepon yang tertera di iklan tersebut dan mengatur pertemuan dengan wanita yang mengiklankan dirinya sebagai Jazmine dan Angel. Petugas bernegosiasi dengan kedua perempaun tersebut untuk melakukan hubungan seks seharga US$ 160. Namun, kedua wanita itu tampaknya curiga calon kliennya merupakan polisi dan membatalkan kesepakatan.

Tiba-tiba, petugas mendatangi apartemen kedua wanita itu dan menyerahkan US$ 100. Ketika kedua wanita menerima uang, petugas mengatakan ia harus ke mobil untuk mengambil US$ 50. Ketika masuk lagi ke apartemen, petugas langsung menangkap kedua wanita tersebut.

Petugas meyakini Ramoutar dan Sinanan terpaksa melacurkan diri akibat kecanduan narkoba.

“Kami tidak percaya itu adalah kasus perdagangan manusia, melainkan kasus dua orang, yang kecanduan obat-obatan dan berpartisipasi dalam kegiatan ilegal untuk mendukung kegiatan obat mereka,” kata Juru Bicara Kepolisian Stephanie Slater.

Kedua wanita itu didakwa dengan melakukan prostitusi dan memiliki obat-obatan terlarang setelah menemuka pipa kaca dan jarum di apartemennya.

loading...

Komentar Anda

Leave a Comment

Berita Terkait