togel singapura agen poker

Kejam, Seorang Suami Tega Membantai Istri dan 3 Anaknya

Seorang Suami Tega Membantai Istri dan 3 Anaknya
Palinganeh.com – Kejam, Seorang Suami Tega Membantai Istri dan 3 Anaknya – Tatapan mata Hasan Fadli tajam namun kosong saat tiba di Mapolres Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah, Selasa (9/4) sekitar pukul 15.30 WIB.Tersangka kasus pembunuhan istri dan ketiga anaknya itu , bungkam tidak mau menjawab satu pun pertanyaan penyidik.

taruhan bola

Tersangka hanya terlihat diam dan sebentar- sebentar menggelengkan kepala, meski tim Reskrim Polres Kobar terus mencoba melontarkan sejumlah pertanyaan.

Hasan Fadli, yang sehari-hari bekerja di PT Sungai Rangit Divisi Tiga Sahara sebagai tenaga pemanen Sawit itu tinggal di Desa Babual Baboti, Kecamatan Kotawaringin Lama ( KOLAM).

Dia menghabisi keluarganya pada hari Senin (8/4) pukul 10 malam. Korban pertama adalah istrinya, Samini, 31, kemudian ketiga anaknya, Sapuan, 12, Nurwidianty, 4, dan Musyafa,2, menggunakan “DODOS” ( Alat pemanen sawit) dan Parang.

Setelah semalam menginap di Polres Kobar, Hasan mulai mau bicara. Kalau sebelumnya diberitakan bahwa Tersangka mendapat bisikan gaib untuk membunuh keluarganya. Kali ini terjawab sudah teka-teki pembantaian tragis di Kotawaringin Lama, bahwa Hasan membunuh istri dan ketiga anaknya karena takut terlilit hutang. Keempat korban menderita luka cukup parah dibagian leher.

Senin (8/4) sepulang kerja , sempat terjadi perang mulut antara Hasan dan Istrinya terkait acara Khitanan Sapuan, anak pertama Hasan, yang rencananya akan dilaksanakan tanggal 11/4. Menurut pengakuan Hasan, acara Khitanan anaknya itu akan menambah urutan daftar hutang yang harus dia bayar. Sementara undangan acara khitanan sudah diedarkan.

“Mengapa sampean setuju, ketika sebelum undangan di edarkan? Kalau sampean tidak setuju kan bisa dilaksanakan tahun depan!” Kata Hasan menirukan Alm Samini, istrinya. Setelah pertengkaran mereda, mereka sempat makan bareng dengan anak-anaknya.

loading...

Komentar Anda

Leave a Comment

Berita Terkait