togel singapura

Kota Kuno Bawah Laut Beruisa 5 Juta Tahun?

Kota Kuno Bawah Laut

Palinganeh.com – Sebuah kota kuno bawah laut berusia 5 juta tahun di temukan. Adanya bangunan berukuran besar berbentuk bulat seperti donat ditemukan di dasar laut oleh para penyelam di lokasi dekat Pulau Zakynthos, Yunani.

taruhan bola

Tapi menurut ilmuwan bangunan bulat yang di temukan di dasar laut tersebut bukanlah kota kuno melainkan bulatan tersebut terbentuk secara alami atau akibat fenomena geologi yang terjadi sekitar 5 juta tahun silam.

Penyelidikan juga telah dilakukan dari pihak Yunani, tidak di temukan adanya tanda-tanda kehidupan dimasa lalu di tempa yang di duga kota kuno bawah laut.

“Mereka para wisatawan yang sedang menyelam menemukan batu yang di duga hasil kerajianan tangan manusia di dasar laut.” kata ketua penelitian, Profesor Julian Andrews dari University of East Anglia’s School of Environmental Sciences.

“Tidak ada tanda-tanda peradaban di tempat itu, misalnya tembikar,” kata Andrew.

Andrews dan Profesor Micahael Stamatakis dari Departemen Geologi dan Geoenvironment di University of Athens melakukan penelitian kandungan mineral dan tekstur temuan itu usai dilakukan analisa awal.

“Temuan tersebut berada di kedalaman 2 dan 5 meter di bawah laut, benda itu terbentuk karena fenomena geologi yang terjadi secara alami,” kata Andrews.

Menurutnya struktur yang berbentuk donat adalah struktur khas dari mineralisasi rembesa hidrokarbon. Di dasar laut, reaksi gas alam memang sering terjadi.

“Kami menemukan bahwa distribusi linear dari struktur donat kemungkinan besar merupakan hasil dari sub permukaan yang sepenuhnya belum pecah akibat dari aktivitas gas. Ini hampir sama seperti pipa di dasar laut.” jelasnya.

Seperti yang dijelaskan dalam laporan, mikroba dalam sedimen menggunakan karbon metana sebagai bahan bakar. Hal tersebut mengubah kandungan kimia dalam sedimen untuk membentuk semen alami yang dikenal sebagai concretion.

“Dalam hal ini semen adalah mineral yang disebut dolomit yang jarang terbentuk di air laut, namun dapat terbentuk pada sedimen kaya mikroba.

Banyak penemuan serupa di dunia, hanya saja kebanyakan lokasinya berada di dasar laut yang cukup dalam. Penemuan ini tidak begitu luar biasa hanya saja karena lokasinya berada di dasar laut dangkal ini yang terlihat berbeda dan langka.

“Sebagian besar penemuan dilaporkan terjadi di tempat yang lebih dalam, tapi terdapat contoh yang ditemukan di Laut Utara letaknya tak begitu dalam,” jelas Andrews.

“Kali ini proses tersebut terletak tepat di pesisir dan membuatnya menjadi langka,” tambahnya.

Meskipun ‘kota yang hilang’ menarik para penyelam, namun Andrews mengira bahwa penemuan tersebut tak akan berimbas pada pariwisata.

“Batu bulat itu tampak cantik, sehingga orang-orang senang melihat struktur yang aneh seperti ini,” ujarnya.

“Mirip batu karang yang berfungsi sebagai tempat tinggal ikan kecil untuk hidup,” tambahnya.

Komentar Anda

Leave a Comment

Berita Terkait