togel singapura

Membunuh Pemerkosa Putrinya, Ayah di Penjara 25 Tahun

pemerkosa

taruhan bola

Palinganeh.com – Seorang ayah asal Khajuri Kas, India, usia 36 tahun harus mendekam di penjara selama 25 tahun lantaran membunuh pria yang telah memperkosa anak gadisnya yang baru berusia 14 tahun.

Seperti yang telah di kisahkan dalam Ayah Jepit Penis Pemerkosa Putrinya Dengan Besi Panas bermula  sang ayah yang tidak di sebutkan namanya mengundang pelaku makan malam di rumah korban, pelaku adalah seorang pria yang telah punya istri dan dua anak.

“Aku tidak ada niat membunuhnya, karena saya bukan pembunuh, tetapi saat itu aku sedang di landa marah, namun setelah pikiranku tenang, aku sadar apa yang telah aku lakukan dan aku memutuskan untuk menyerahkan diri kepada polisi,” kata pria yang anak gadisnya jadi korban aksi kekerasan seksual.

Ketika acara makan malam usai, pelaku di harap keluar rumah dengan baik, karena pria tersebut memang tidak ada niat ingin membunuhnya, tetapi pelaku justru mengejek tuan rumah sehingga timbul geram bagi pemilik rumah hingga akhirnya timbul niat untuk menyiksanya.

“Aku memintanya keluar rumah dengan baik, tetapi dia mengejek, hingga membuat saya marah dan hilang akal sehat. Saya melilitkan handuk di lehernya, mengikat tangannya, lalu menyeretnya di lantai,” katanya.

Kemudian pria tersebut menyalakan kompor lalu memanasi tang, ketika tang sudah membara di tempelkan pada penis pelaku.

“Dia menjerit cukup keras, karena aku tak ingin mendengar jeritannya aku sumbat mulutnya dengan handuk,” ujar pria itu.

Pria itu kembali memanaskan tang dan mengulangi tindakan yang sama hingga tiga kali pria itu menempelkan tang panas pada penis pelaku pemerkosaan putrinya.

Dan apa yang terjadi pelaku yang di siksa tersebut akhirnya meninggal dunia karena mendapat siksaan yang luar biasa panas di bagian penisnya.

Pelaku itu melakukan aksi pemerkosaan pada gadis 14 tahun di lakukan di dalam rumah korban karena saat kejadian suasana sepi, hanya ada korban dan pelaku. Saat menjalani aksinya pelaku mengancam ke korban agar tidak mengadu pada siapapun termasuk ke dua orangtuanya.

Tetapi korban akhirnya mengadu pada orangtuanya setelah dirinya mengalami mual karena hamil.

“Hatiku jadi cemas dan penuh rasa khawatir setelah mendengar penuturan putriku, aku mencemaskan akan masa depan putriku,” kata dia.

Di India seorang gadis bisa di cap negatif ketika hamil di luar nikah, sekalipun korban aksi kekerasa seksual.

Peristiwa aksi kekerasan seksual di india, seperti yang tertulis di data Kementerian Urusan Dalam Negeri India, kasusnya terus meningkat dalam lima tahun terakhir. Bahkan, pemerkosaan terhadap gadis berusia 14-18 tahun telah bertambah hingga tiga kali lipat.

Komentar Anda

Leave a Comment

Berita Terkait