togel singapura

Mertua Telanjangi dan Mengikat Menantu Karena Tolak Layani Seks

Mertua Telanjangi dan Mengikat Menantu

Palinganeh.com – Seorang bapak mertua telanjangi dan mengikat menantu di pohon kelapa karena menolak melayani nafsu seks, ironisnya aksi mertua bejat ini merupakan permintaan dari sang ibu mertua.

taruhan bola

Akibat dari perbuatan keji tak berperikemanusiaan, pasangan suami istri Elipati Gulo dan Yadilla Bulolo berhasil di amankan oleh pihak petugas Polres Tapanuli Selatan.

Sepasang mertua keji ditangkap di rumah salah satu kerabatnya di Desa batu Godang, Kecamatan Angkola Sangkunur, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, Kamis 19 November 2015 beberapa hari lalu.

Seperti yang di sampaikan Kapolres Tapanuli Selatan AKBP, Roni Samtana, tidak mengalami kesulitan saat melakukan penangkapan ke dua pelaku.

“Keduanya ditangkap di rumah salah satu kerabat mereka,” ujarnya.

Mertua Telanjangi dan Mengikat Menantu

Foto: Elipati Gulo dan Yadilla Bulolo

Turut pengakuan korban berinisial OW, dirinya diikat di pohon kelapa lalu di telanjangi lantaran menolak melayani nafsu kotor sang mertua laki-laki.

Kejadian ini pun sempat di rekam oleh adik Elipati yang sementara ini di amankan petugas.

“Orang yang merekam kejadian ini sementara diamankan di salah satu rumah,” jelas Roni.

Masih menurut pengakuan korban OW, sebelum kejadian peristiwa mertua telanjangi dan mengikat menantu di pohon, pada malam harinya sang ibu mertua meminta OW untuk melayani seks  suaminya, namun OW menolak.

Tolakan OW membuat sepasang mertuanya murka lalu ke esokannya timbulah peristiwa ini.

“Malam sebelum kejadian, ibu mertua yang memaksa korban untuk melayani seks dengan mertua laki-laki, karena korban menolak, keesokan harinya, korban diikat di pohon kelapa dengan kondisi telanjang,” jelas Roni.

Baca juga: Mertua Bejat Perkosa Menantu Sendiri

Yang lebih membuat miris lagi, suami OW, yakni YG yang usianya 3 tahun lebih muda dari istrinya juga turut menyaksikan aksi keji bapak dan ibunya itu.

Intinya seisi keluarga tersebut merupakan satu komplotan manusia-manusia rendah menjijikkan yang layak di beri hukuman berat.

Namun dalam kasus ini pelaku paling pertama di tuding sebagai aksi kekerasan dalam rumah tangga adalah YG suami korban yang saat ini sudah di tetapkan sebagai tersangka di jerat pasal No 44 UU RI No 23 tahun 2004 tentang kekerasan dalam rumah tangga dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.

Sementara untuk ke dua orangtua YG masih dilakukan proses hukum.

Komentar Anda

Leave a Comment

Berita Terkait