togel singapura

Sering Hirup Kentut Bikin Panjang Umur?

Bau kentu bikin panjang umur

Palinganeh.com – Menghirup bau kentut merupakan hal paling menjijikkan, di samping itu kentut juga dapat mencerminkan ketidak sopanan bagi diri seseorang, intinya kentut itu membawa hal negatif baik yang kehilangan kentut maupun yang mendapat kentut. Kecuali saat sedang sendirian mau kentut samapi pantat soplak pun tidak ada yang bakal komplain.

taruhan bola

Nah dalam hal kentut, menurut informasi dari pakar kesehatan, mereka mengklaim, seringnya kita menghirup bau kentut, selain merasakan bau busuk juga kita akan terhindar dari serangan kanker, bahkan kita bisa berumur lebih panjang. Apa benar begitu? Apakah penyakit kanker itu takut sama kentut. Apakah malaikat pencabut nyawa takut sama kentut sehingga membiarkan seorang tidak jadi di cabut nyawanya dan orang itu jadi panjang umurnya? Atau bagaimana?

Informasi terkait bau kentut bisa membuat manusia terhindar dari serangan kanker ini bermula adanya sebuah penelitian yang di lakukan para peneliti dari University of Exeter.

yang mengemukakan bahwa gas yang dihasilkan dari telur busuk merupakan sarana terapi yang sangat menyehatkan. Dikarenakan bau dari telur busuk dan bau gas dari dalam perut hampir mirip, maka akhirnya banyak yang menyimpulkan bahwa dengan menghirup bau kentut sangat baik untuk kesehatan.

Akan tetapi setelah hasil penelitian mereka disangkutpautkan dengan menghirup bau gas perut menyehatkan, salah seorang mengklarifikasi bahwa gas yang dihasilkan dari telur busuk tidak ada hubungannya dengan bau kentut.

Menurut salah seorang peneliti Dr Mark Wood, “Barang kali, informasi yang beredar saat ini bermula dari salah persepsi dari kutipan tentang hidrogen sulfida yang dihasilkan oleh telur busuk dan juga terdapat pada kentut, secara alami dapat bermanfaat bagi kesehatan. Namun yang kita bahas dan ungkapkan adalah perkembangan senyawa yang disebut AP39 dalam gas tersebut.” katanya.

Dalam tubuh, hidrogen sulfida mengatur fungsi pembuluh darah, respon inflamasi, neurotransmisi di otak dan beberapa hal penting lainnya, termasuk pencegahan kanker. Sel-sel kanker akan mati apabila berbenturan langsung dengan senyawa yang mengandung hidrogen sulfida. Dan dalam hal ini, AP39 merupakan komponen yang dapat membantu memproduksi hidrogen sulfida. demikian di lansir dari merdeka.com 8 Maret 2015

Komentar Anda

Leave a Comment

Berita Terkait