togel singapura

Tempat Seram Berisi Mumi Jadi Atraksi Wisata

5 tempat seram di berbagai belahan dunia

Palinganeh.comTempat seram juga masuk kategori tempat untuk wisata, walau sejatinya lebih afdol tempat wisata di pantai, pegunungan, atau tempat-tempat peninggalan sejarah, museum dan lain sebagainya.

taruhan bola

Setiap orang memiliki gaya hidup sendiri, ada yang suka tempat seram, makin seram malam tambah penasaran, sementara yang lain ketakutan setengah mati.

Baca juga: Seram! Sosok Dracula Bakal Bangkit Kembali

Contoh kasus lain antara dukun dan ilmuwan, mereka akan merespon satu peristiwa dengan cara berbeda dan beda pula anggapan.

Seperti di lansir dari merdeka.com 25 Juni 2015. Berikut 5 tempat seram di mana tempat ini berisi orang-orang yang telah lama mati akibat korban pembunuhan dan aksi krimilan lainnya yang jasadnya di awetkan untuk pajangan, atau mungkin ini yang di sebut mumi walau kesannya menyeramkan namun cukup memberi banyak orang penasaran dan berkunjung.

1. Tempat Seram Kuil Dainichi-boo, Jepang

Tempat ini berada di Gunung Yudono, di mana tempat tersebut terdapat Kuil Dainichi-boo, di kuil inilah berisi sisa-sisa tradisi kuno bernama Sokushinbutsu. (agak susah nyebut namanya :mangap: )

Tradisi mengawetkan jenazah menjadi mumi, tradisi seram ini dari mereka para biarawan pengikut shugendo, sekte kuno agama Buddha yang berkembang di daerah utara Jepang.

Bagaimana proses biarawan ini agar dirinya menjadi mumi? hmm mula-mula, mereka melakukan diet dan litihan fisik selama tiga tahun, latihan tersebut bertujuan untuk membuang lemak dan cairan tubuh secara pelan.

Baca juga: Untuk Masuk ke Rumah Hantu ini di Haruskan Bugil

Jika tahap itu selesai, selanjutnya biarawan hanya akan memakan kulit pohon, akar dan teh beracun yang di ramu dari getah pohon urushi, teh beracun ini berfungsi membunuh kuman dalam tubuh agar jenazah tidak membusuk.

Tahap berikutnya, mereka pergi mengasingkan diri di sarkofagus batu melakukan tapa sampai ia meninggal dunia, di tempat tersebut juga ada semacam lonceng atau bel yang harus di taboh setiap hari untuk memberi tahu orang-orang luar, masih terdengar suara lonceng pertanda ia masih hidup.

Bila suara lonceng atau bel tak lagi bunyi, itu satu pertanda biarawan telah mati, proses terakhir adalah tempat tapa akan di segel dan jenazah biarawan akan di pajang di kuil beberapa tahun kemudian.

Ceritanya cukup membuat bergidik ya? kalau kamu tidak percaya, silahkan di praktekan sendiri, tapi resiko tanggung sendiri juga :n:

Tempat seram Kuil Dainichi-boo Jepang

Komentar Anda

Leave a Comment

Berita Terkait