togel singapura

Tradisi Aneh, Menikahkan Anak Yang Telah Meninggal Dunia

Tradisi Aneh, Menikahkan Anak Yang Telah Meninggal Dunia

Palinganeh.com – Apa yang dilakukan orang tua terhadap anaknya yang telah memasuki usia dewasa, tidak jarang mereka berusaha ingin segera anaknya menikah dan punya anak. Ada pula yang takut kiamat keburu tiba karena belum menikah dan lain sebagainya.

taruhan bola

Ada sebuah tradisi aneh di China, yakni menikahkan anak laki-lakinya yang telah meninggal dunia dengan mayat perempuan. Tradisi ini masih berlaku di China dan penduduk setempat sangat takut tidak menikahkan anak laki-lakinya meski telah meninggal karena percaya akan mendapat kutukan.

Tidak heran di China para orang tua tidak sabaran ingin segera memiliki menantu begitu anak laki-lakinya telah cukup umur untuk berumah tangga atau kelar kuliah. Pasalnya takut belum menikah keburu meninggal dunia yang akan lebih menyusahkan orang tua selaku penanggung jawab atas diri sang anak.

Beragam cara dilakukan orang tua mencarikan jodoh untuk sang anak. Mengatur pertemuan buta, mengenalkan anaknya dengan anak gadis temannya dan masih banyak cara lain yang dilakukan orang tua.

Usaha tersebut memang sering manjur, orang tua berhasil menikahkan anaknya atas usahanya yang gigih, namun ada kalanya sang anak tetap tidak tertarik dengan upaya orangtua mencarikan jodoh untuknya.

Bahkan tidak jarang apa yang selama ini di takutkan orang tua menjadi kenyataan, yakni anak laki-laki nya meninggal dunia sebelum punya istri, alias mati bujang.

Jika hal tersebut terjadi, namun orang tua tetap akan menikahkan anaknya meski telah jadi mayat, ini tradisi yang tidak dapat di ubah-ubah apalagi di langgar akan kualat.

Namun tidak semunya di Negara china menerapkan tradisi aneh tersebut, hanya terdaapt di daerah pedesaan di Shanxi di mana kawasan yang masih sangat sepi di pinggiran hutan.

Ketika ada bujang meninggal dunia, maka orang tua akan membeli mayat perempuan dengan harga berapapun di sanggupi demi menikahkan mayat anaknya.

Mengenai harga mayat wanaita yang akan dibeli, ada pula istilah diskon bila yang membeli masih warga setempat. Masalah yang sering timbul belum tentu ada mayat wanita yang masih gadis.

Orang tua terus berusaha mencari informasi keberadaan mayat gadis dari keluarga-keluarga lain atau siapa saja yang memiliki anak gadis telah meninggal. Jika telah menemukan dan ke dua belah pihak setuju mereka akan menikahkan mayat anak-anaknya.

Jika anak telah meninggal dunia namun tidak segera mendapatkan mayat gadis, sampai kapanpun akan tetap di carikan jodoh oleh orang tua, bila jodoh telah tiba atau di temukan, orang tua akan menggali kuburan anaknya yang telah tinggal tulang belulang untuk di nikahkan.

Tidak di china atau di manapun ada tradisi dan setiap tradisi memiliki ke unikan tersendiri, bahkan tidak sedikit tradisi yang extrem masih berlaku hingga saat ini.

Memang di sebagian besar wilayah sudah mulai meninggalkan adat ritual yang di anggap menyimpang dari norma-norma keagamaan atau kemanusiaan, biasanya tradisi masih sangat melekat kuat untuk mereka yang tinggal jauh di kawasan terpencil.

Komentar Anda

Leave a Comment

Berita Terkait