togel singapura agen poker

Wah Nyumbang Ke Badan Amal Cukup Bugil di Situs Porno

Palinganeh.com – Beramal itu merupalan tindakan yang sangat terpuji, dengan beramal hidup akan menjadi berkah, rezeki akan semakin mengalir deras, tapi meskipun demikian tak semua orang hartawan bisa melakukannya, karena apa? yang di rasa mencari uang itu sulit, bahkan di bela-belain mencari uang dengan cara curang, korup, dan menipu.

taruhan bola

Orang seperti ini boleh di katakan pintar tapi bodoh, pintar karena bisa melakukan berbagai cara, bodohnya, memang kalau dengan cara seperti itu apa bisa membuat dirinya merasa cukup?

Jadi manusia jangan serakah ya? sifat manusia itu kalau sudah banyak harta justru malah merasa kurang, kurang kurang dan kurang, akhirnya mati pun tetap merasa kurang, yaitu kurang amal,

Ada juga manusia yang di perbudak pekerjaan, memang sih gajinya sangat besar, tapi tak ada waktu luang untuk berpaling sejenak dari pekerjaannya, bahkan malampun harus lembur, sehingga ia jauh dari orang-orang yang di cintainya, jauh dari keluarganya, akhirnya terjadi perselinghan, si suami mesra dengan pekerjaan, si istri mersa dengan selingkuhan, hmmm top :mangap: nasib anak-anak pun terlantar, hmmm sip Merdeka!!!!

Nah apa menurut anda dengan progaram ini? yakni beramal dengan bertelanjang di depan orang asing di situs Benevidz.com.
Baca: Aneh, Demi bisa Beramal Kebaikan Wanita Sexi Ini Berpose Bugil

Seprti di lansir liptan6.com sabtu 17 agustus 2013, situs Benevidz.com akan menyetorkan 50 persen dari penghasilan pelakunya atau disebut `cam girls` di web ke badan amal. Pelaku cukup berpenampilan telanjang atau melakukan chatting online.

“Misi kami adalah untuk menjadi yang paling transparan, proaktif, dan mempengaruhi platform dewasa di dalam industri dewasa untuk mengembangkan peluang pendanaan untuk kepentingan orang lain,” kata pendiri web, Mike Wondercub di halaman situs tersebut seperti dikutip dari Venturebeat, Jumat (16/8/2013).

“Kami berharap mencapai tujuan kami menjadi salah satu kontributor amal terbesar di dunia,” ujarnya.

Menurut Wondercub, Benevidz adalah situs hiburan dewasa yang standar. Di situs tersebut berisi fitur yang paling diinginkan yakni webcam live.

“Industri pornografi bernilai miliaran dolar, dan pendekatan ini berarti sebagian uang tersebut akan digunakan untuk mendukung penyebab seperti tentara AS, penganiyaan wanita penelitian kanker, dan penyalahgunaan atau pengabaian hewan. Benevidz bekerja dengan tujuh Organisasi Amal yang bereputasi,” ujarnya.

Lantas siapa saja yang boleh ikutan amal? Situs itu mempersilakan siapa saja yang lebih dari 18 tahun dan mau bertelanjang di internet serta ingin melakukan kebaikan, cukup dengan membuat profil di situs.

Pemilik akun juga bisa mengatur tampilan pribadi, menjual gambar, atau chat dengan penggemarnya di online chatroom untuk berbagi bantuan.

Penonton bisa merasakan melihat aksi bugil orang asing di internet. Semakin banyak yang menonton, semakin banyak amal yang bisa diberikan untuk perdamaian dunia, memerangi kelaparan, dan menyembuhkan penyakit.

Selain itu, penghibur termotivasi menjaga kontennya tetap segar karena bisa menyimpan sebagian pendapatan iklan dari halamannya.

Inspirasi tampaknya muncul dari penderitaan Wondercub sebagai seorang anak yang ayahnya meninggal karena kanker, dan ayah tirinya adalah seorang pecandu alkohol.

Selain itu, situs amal tersebut berorientasi dari aksi porno berasal dari sumber yang tak terduga, yakni Antikekejaman hewan PSA dari penyanyi Sarah MacLachlan.

“Dari pengalaman yang menyakitkan ini timbul tekad dan Michael memutuskan mengarahkan langsung energi dengan membuat perbedaan positif di dunia dengan mengumpulkan uang dan kesadaran dalam membantu oraganisasi pada mereka yang terkena kekerasan dalam rumah tangga dan kanker,” katanya.

Uang yang terkumpul dari kampanye akan digunakan untuk biaya hukum, pengembangan website, pemnasaran untuk merekrut penghibur berkualitas tinggi, serta sever untuk host situs. Situs ini berlokasi di Denver dan direncanakan dirilis musim gugur ini.

loading...

Komentar Anda

Leave a Comment

Berita Terkait