togel singapura agen poker

4 Petugas TransJakarta Ini Cabuli Penumpang

Petugas TransJakarta Cabuli Penumpang

taruhan bola

Palinganeh.com – Akibat penyakit asmanya kumat, seorang karyawati berinisal YF jatuh pingsan dalam bus TransJakarta. dalam hal ini pihak petugas di Halte Harmoni, Jalan Gajah Mada, Gambir, Jakarta Pusat melakukan upaya pertolongan.
Melihat YF tak sadarkan diri, sementara  itu YF hanya mengenakan celana pendek dan kaos tipis, sehingga terlihat menggoda. Ketika YF di bawa ke ruang genset di belakang halte oleh satu petugas, tak lama kemudain menyususl beberapa petugas lainnya hingga semuanya berjumlah 4 orang.

Saat itulah ke 4 Petugas itu sepakat untuk bertindak tak senonoh kepada YF wanita berusia muda, entah setan apa yang merasuki ke empat petugas itu sehingga masing-masing ada yang meremas lembut payudara YF, ada yang melepaskan celananya, bermula meraba paha kemudain secara perlahan rabaan itu berangsur pindah ke arah bagian paling rahasia. Membelai-belai dan memasukkan jari ke dalam kemaluan YF.

Setelah beberapa lama YF siuman, Namun mendadak hatinya cemas ketika mendapati ada empat orang laki-laki tengah mengerubungi dirinya, dan saat itu juga YF mendapati pakaiannya terbuka, karuan saja YF serta merta menggembor histeris.

Dalam kasus tindak asusila ini Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Pusat Ajun Komisaris Besar, Tatan Dirsan Atmaja, mengatakan insiden itu terjadi sekitar pukul 16.00 WIB

Menurutnya apa yang di katakan Wanita 29 tahun itu, dirinya naik TransJakarta Kolidor II jurusan Pulogadung-Harmoni dari depan RS Islam Cempaka Putih, namun tak lama kemudian, lanjut Tatan, wanita berkulit sawo matang itu siuman. Melihat empat orang pelaku ada di dekatnya dan pakaiannya tersingkap, korban berteriak histeris.

Polisi yang saat itu sedang bertugas tgak jauh dari lokasi insiden itu langsung mencari sumber suara tersebut, tak lama polisi sudah menemukan apa yang sebenarnya terjadi dan saat itu juga polisi langsung mengamanakan 4 petugas keamanan TransJakarta yaitu ED (26) dan IVE (28).

Dalam kasus ini jelas sekali bukan, bahwa adanya tindak kriminal tak selalu ada niat dari si pelaku, akan tetapi juga karena adanya kesempatan, dari sisi si korban itu sendiri juga menurut pengamatan dalam segi mengenakan busana, lebih cenderung mengundang sahwat bagi para lawan jenisnya. atau katakanlah berpakaian minim.

 

 

loading...

Komentar Anda

Leave a Comment

Berita Terkait