togel singapura agen poker

5 Kota Mati dan Berhantu di Asia

Kota hantuPalinganeh.com – Di sebut kota tentunya memiliki kepadatan penduduk yang seolah mereka hidup berjejalan, udara terasa panas, bising dengan lalu lalang kendaraan, barbagai aktifisat penduduk hilir mudik simpang siur berserabutan, begitulah kesan dan suasana yang ada di setiap kota. Tentu jauh beda dengan kawasan pedesaan yang suasananya lebih tenang, udara sejuk.

taruhan bola

Nah mengenai keramaian kota berikut ini 5 kota yang berada di seluruh asia, kota-kota ini dulunya adalah kota yang memiliki kepadatan penduduk sebagaimana kota pada umumnya, namun sekarang kota-kota itu telah mati, atau di sebut kota hantu, di sebut begitu karena 5 kota ini tak lagi berpenghuni oleh seorangpun, karena semua penduduk telah pergi meninggalkannya, tentu mereka pindah atau di tinggal pergi karena adanya satu penyebab, hingga kota itu pada akhirnya tak terurus alias terbengkelai, se iring bergulirnya waktu, 5 kota inipun jadi mengalami kepunahan, tak heran kalau kini kota-kota tersebut memberikan kesan seram terumata pada malam hari.

Lalu kota mana sajakah yang jadi kota hantu? berikut ini bisa kita simak ulasannya.

1. Gunkan-jima, Jepang

Kota hantu

Adalah kota yang berada di salah satu di antara 505 pulau yang terletak di Prefektur Nagasaki, Jepang, kota ini adalah salah satu kota yang tak berpenghuni yang juga dinamakan Gunkan-jima atau Pulau Kapal Perang.

Pada tahun 1959, populasi penduduk di kota ini semakin memadat hingga jumlah penduduk mencapai 835 orang per hektar, dan untuk seluruh pulau 1.391 orang per hektar untuk daerah perumahan, salah satu kepadatan penduduk tertinggi yang pernah tercatat di seluruh dunia.

Namun ketika minyak bumi digunakan sebagai pengganti batu bara di Jepang pada 1960-an, tambang batu bara mulai ditutup. Pada tahun 1974, Mitsubishi secara resmi mengumumkan penutupan tambang tersebut dan menyebabkan seluruh penduduk meninggalkan pulau.

2. Agdam, Azerbaijan

Kota hantu

 Agdam adalah ibukota dari Agdam Rayon yang terletak di barat daya Azerbaijan. Setelah pertempuran sengit yang terjadi pada Juli 1993, Agdam dikuasai oleh pasukan Armenia selama tahun 1993. Kejatuhan kota itu akhirnya memaksa penduduk untuk mengungsi ke arah timur. 

Segera setelah menguasai kota itu, pasukan Armenia memutuskan untuk menghancurkan kota itu agar tidak bisa lagi direbut oleh musuh. Kini, hanya bangunan-bangunan lapuk yang tersisa dari kota itu. Tidak ada orang yang berminat untuk kembali ke sana.

3. Thames, China

Kota hantu

Kota Thames di dekat Shanghai, China, menjadi salah satu kote modern yang dibiarkan terbengkalai tanpa penghuni. Seperti kota-kota lain di China, kota ini dibangun dengan tema Eropa. Bahkan, rumah-rumah dan gereja di kota ini didesain bergaya gothic, victorian, dan georgian.

Sayangnya, Thames sama sekali tidak berpenghuni karena tampaknya tidak ada orang yang tertarik untuk membeli rumah atau menyewa bangunan di kota itu. Meski begitu, beberapa orang tetap mengunjungi kota tersebut untuk melakukan sesi foto pernikahan atau sekadar mengambil gambar untuk film.

 

4. San Zhi, Taiwan

Kota hantu

Di Utara Taiwan, sebuah kota futuristik yang awalnya dibangun sebagai sebuah kemewahan liburan untuk orang kaya dibiarkan terbengkalai begitu saja. Namun, setelah banyak kecelakaan fatal yang terjadi selama konstruksi, pembangunan resort mewah itu dihentikan. Terlebih lagi, masalah kekurangan dana dan minimnya pekerja yang mau membangun resort membuat para investor mundur. Konon, tempat ini sekarang dihantui oleh arwah orang-orang yang meninggal di sana.

 

5. Kowloon Walled City, China

Kota hantu

Kowloon Walled City terletak tepat di luar Hong Kong, China, selama pemerintahan Inggris. Kota ini diduduki oleh Jepang selama Perang Dunia II dan kemudian diambil alih oleh penduduk setempat setelah Jepang menyerah. Baik Inggris maupun China, semua ingin memiliki kota itu, sehingga Kowloon Walled City menjadi satu-satunya kota tanpa hukum. Populasi kota ini kemudian berkembang selama beberapa dekade. Gedung-gedung dibangun begitu tinggi sehingga sinar matahari tidak bisa mencapai tanah dan seluruh kota harus diterangi dengan lampu neon untuk membuatnya terus terang.

Tempat ini kemudian menjadi tempat di mana rumah pelacuran, kasino, peredaran opium dan kokain, rumah makan yang menyajikan daging anjing, dan pabrik-pabrik rahasia tumbuh tanpa diganggu oleh pihak berwenang. Kota ini akhirnya diruntuhkan pada tahun 1993 setelah pemerintah Inggris dan China mengambil keputusan bersama karena populasi yang tidak terkontrol dan kehidupan masyarakat yang anarkis.

 

loading...

Komentar Anda

Leave a Comment

Berita Terkait

Baca Berita Paling Aneh Lainnya