togel singapura agen poker

Bermaksud Ingin Gugurkan Kandungan, Gadis Tungkal Malah Disetubuhi Dukun

Gadis Tungkal

Gambar: Ilustrasi

taruhan bola

Palinganeh.comGadis Tungkal berinisial NP usia 15 tahun warga Kelapa Gading RT 25, Kelurahan Tungkal Harapan jadi mangsa empuk oleh Edi Bin Husin usia 32 tahun selaku dukun cabul.

Gadis ini di hamili pacarnya diluar nikah, dan hubungan tali asmara ke duanya telah putus.

Tak ingin melahirkan anak hasil zina, Gadis Tungkal ini dengan di temani orangtuanya mengunjungi rumah Edi dengan maksud dan tujuan ingin menggugurkan kandungannya.

Aksi pencabulan ini terjadi bermula si gadis diminta oleh Edi alias dukun cabul, menuliskan namanya dan nama pacarnya di secarik kertas.

Setelah itu Edi mengajak gadis kebelakang rumah untuk memulai proses pengguguran kandungan.

Sang gadis yang tak menaruh curiga menurut saja tanpa menaruh rasa curiga, setelah berada di belakang rumah, Edi langsung melakukan aksi bejadnya.

Pihak keluarga yang mengetahui aksi Edi tersebut tidak terima dan mengadukan aksi tersebut ke pihak berwajib. Namun sebelum polisi penangkapnya sudah lebih dulu Edi jadi bulan-bulanan massa hingga babak belur.

Seperti di lansir harianjambi.com 30 September 2014. Edi di ringkus polisi pada Sabtu 27 September 20149 sekitar jam 11 malam.

Ketika di tanya oleh beberapa wartawan, Edi mengaku khilaf, ia mengakui mengajak korban ke belakang rumah dan meminta korban untuk membuka celananya.

“Saya khilaf pak, tapi ini saya lakukan atas dasar suka sama suka, saya tidak memaksabnya,” kata pria yang berprofesi sebagai nelayan ini.

Semula Edi diminta korban untuk menggugurkan kandungannya.

“Saya tidak bisa melakukan itu. Dia hamil, dia datang ke saya dan memanggil saya ke rumahnya bersama orang tuanya, minta menggugurkan kandungannya namun saya tolak,” ujar Edi.

Uniknya lagi, korban meminta kepadanya agar anaknya diberi kemiripan dengan yang menghamilinya.

“Karena ia bilang yang menghamilinya banyak, setelah itu saya minta tulis nama dirinya sama nama laki-laki yang menghamilinya itu,” terangnya.

Terpisah, Kasat Reskrim Polres Tanjabbar, melalui Kanit UPPA, Bripka Nuri mengatakan karena perbuatannya pelaku terancam pasal 81 ayat (2) atau Pasal 82 UU No.23 tahun 2002 tentang perlindungan anak.

loading...

Komentar Anda

Leave a Comment

Berita Terkait