Gara-gara Pertanyaan ‘Kapan Kawin’ Bujang Ini Cekik Ibu Hamil Hingga Tewas

Gara-gara Pertanyaan 'Kapan Kawin' Bujang Ini Cekik Ibu Hamil Hingga Tewas

Palinganeh.com — Niatnya bercanda, namun siapa mengira dari sebuah candaan tersebut berakibat sangat buruk hingga nyawa pun melayang. Inilah yang dialami Korban Iis Aisyah 32 tahun asal Kampung Pasir Jonge, Desa Sukawangi, Kecamatan Singajaya, Garut, Jawa Barat.

Faiz Nurdin 28 tahun juga warga setempat di kenal seorang bujang yang hingga saat ini masih belum punya istri sementara teman-teman sebayanya sudah menikah bahkan sudah ada yang punya anak, seseorang yang kondisinya demikian memang sering di manfaatkan orang lain dengan kata-kata ‘kapan kawin’ dan tentu tidak semua orang dapat menerima perkataan tersebut karena bisa jadi suatu kata-kata yang bersifat memojokkan si bujang.

Dan itu lah kenyataannya, Nurdin tega mencekik Aisyah lantaran sebelumnya Aisyah telah berkata ‘kapan kawin’ terhadap Nurdin, barang kali kata-kata tersebut di ucapkan secara keterusan sehingga hal ini dapat membuat hati Nurdin berontak karena sudah tak kuat menahan emosi dan kesabaran.

Kejadian itu baru diketahui setelah pagi harinya karena tetangga sebelah merasa ada yang kurang, biasanya Aisyah pagi-pagi sudah keluar rumah, sedangkan ini tumben tidak keluar-keluar, timbul curiga seorang tetangga masuk ke rumah dan menemukan Aisyah sudah terbujur kaku di kamar pada 19 Januari 2018.

Asal mula kejadian ini, Nurdin hendak ke rumah neneknya melewati rumah Aisyah, kebetulan saat itu Aisyah sedang duduk di beranda rumahnya pada saat itu Aisyah mencandai Nurdin dengan salah satu kata ‘kapan kawin’ Rupanya Nurdin dibuat sakit hati dengan kata-kata Aisyah.

Selanjutnya setelah magrib, Nurdin pura-pura main ke rumah Aisyah, Nurdin pun di suguhi minuman dan ketika Aisyah hendak menyimpan Al Quran di ikuti Nurdin dari belakang, pada saat itulah Nurdin mendorong Aisyah hingga terjatuh kemudian Nurdin berusaha mencekik leher Aisyah.

Aisyah pada saat itu berusaha melawan dengan mencolok mata pelaku menggunakan jarinya, namun tidak berhasil, bahkan jari Aisyah di gigit Nurdin dan terluka.

Usai membunuh Aisyah, Nurdin mengambil uang milik korbannya Rp 800,000 dan HP.

Nurdin berhasil di ketahui sebagai pelaku pembunuhan sekaligus mencuri barang milik korban setelah jenazah korban di lakukan otopsi serta beberapa keterangan dari para saksi.

Petugas juga menemukan sandal yang di duga milik pelaku untuk menginjak korban guna memastikan sudah meniggal, sandal tersebut berada di rumah paman pelaku yang merupakan tempat tinggalnya selama ini.

Saksi lain memberi keterangan, pada saat malam kejadian, pelaku keluar dari rumah pamannya dengan sepeda motor milik pamannya yang di pinjamkannya.

Petugas terus melakukan penyelidikan melalui saksi-saksi hingga petugas dapat menyimpulkan pelakunya adalah Nurdin, pada saat itu petugas hendak menangkap Nurdin namun rupanya Nuridn sudah lebih dulu kabur.

“Pelaku telah kabur lebih dulu ke Jakarta sehingga saya langsung tugaskan anggota dipimpin langsung Kasatreskrim untuk mengejar pelaku ke jakarta. Pelaku berhasil kami tangkap di Terminal Kalideres dan terpaksa ditembak di kaki karena melawan,” ujar Kapolres Garut AKBP Budi Satria Wiguna.

Menurutnya, pelaku di ancam hukuman seumur hidup karena telah melakukan pembunuhan berencana, sesuai pengakuan pelaku setelah sakit hati.

Suami korban Ramdani 45 tahun, mengatakan bahwa utang nyawa harus dibayar nyawa, pelaku tidak cuma membunuh istri saya tetapi juga anak dalam kandungan juga, untuk itu hukuman mati cukup pantas untuknya.

Komentar Anda

Leave a Comment

Berita Terkait

Baca Berita Paling Aneh Lainnya