togel singapura agen poker

Ini Bro Bedanya Warnet Jepang dan Indonesia

Suasana Warnet di Jepang Dibandingkan Indonesia

taruhan bola

Palinganeh.com – Warnet (Warung Internet) saat ini maju atau terpuruknya usaha warnet tergantung daerah masing-masing, untuk wilayah yang masih sulit mendapatkan akses super cepat, warner dapat dikatakan laris manis, namun untuk di kota-kota besar keberadaan warnet secara perlahan mulai sepi pelanggan, hal ini di sebabkan adanya perangkat mobile yang lebih praktis atau bagi mereka yang memiliki perangkat seperti PC atau laptop bisa menggunakan Modem, di pandu oleh adanya jaringan 3G maka browsing di rumah akan lebih berasa nyaman tanpa harus menghitung menit demi menit, warner yang masih jaya di wilayah tertentu tarifnya masih sangat mahal.

Warnet di indonesia umumnya kita membayar dengan hitungan waktu, biasanya perjam Rp 3500, kalau 2 jam sekali duduk bisa Rp 6000, ada juga yang tarifnya lebih murah Rp 1500 per jam, seperti yang di singgung di atas tergantung wilayahnya. penulis sendiri malah pernah 1 jam kena biaya Rp 7500, sebenarnya waktu 1 jam cuma Rp 5000, karena operator warnetnya culas kami kecolongan waktu 2 detik sehingga kami terpaksa membayar Rp 7500, systemnya paket waktu, misal 30 menit harus bayar sekian, walaupun waktu 30 menit tadi kita gunakan beberapa detik saja, itulah pengalaman kami ketika menggunakan jasa warnet di daerah yang masih sulit di jangkau speedy, niatnya hanya 1 jam, kami terlambat 2 detik memutuskan koneksi jaringan jadinya harus bayar mahal, setelah kejadian itu kami malas mengunjungi warnet tersebut.

Saat ini tak hanya di kota besar tersedia warnet, di pelosok pun warnet siaga untuk kamu 24 jam, dan warnet untuk setiap negara ternyata punya aturan berbeda – beda bro, ada yang membayar dengan hitungan waktu berdasarkan 60 menit, ada juga yang gratis.

Berikut ini penulis ingin membandingkan antara warnet Indonesia vs Jepang seperti apa sih nah berikut ini yuk kita simak bersama.

Di Indonesia ruang warnet hanya di sekat di sisi kanan katau kiri, ini yang di sebut room, atau kamar, kalau di tempat kami ruang warnet sangat berfariasi biliknya, ada yang tanpa bilik, ada yang satu ruang di isi 4 Komputer, dua bersebelahan dua juga bersebelahan dan masing – masing berdua saling memunggungi, sementara sisi kanan dinding sisi kiri jalan masuk tanpa dinding, sehingga ketika orang lewat hilir mudik bisa melihat dengan mudah.

Ada juga yang ruangnya sangat kecil pas untuk sendiri, namun kita masih kelihatan dari luar, kecuali komputernya yang di buat seperti gua tertutup, ini juga bersebelahan dengan room lain, hanya saja masing – masing tak bisa melihat layar monitornya.

Dan ada juga yang tanpa dinding sama sekali layaknya jasa sewa game PS2 duduk berbaris begitupun komputernya tampak berjejer di meja rendah.

Pengguna jasa warnet sebenarnya ingin tempatnya sangat tertutup dan ruangnya lapang untuk dua orang, tapi di kota – kota besar seperti di jakarta, ini tak jarang justru di salah gunakan oleh pengguna, mereka berbuat mesum di bilik warnet, padahal di ruang tertutup gunanya agar pengguna lebih santai dalam menjaga privasinya.

Lalu seperti apa warnet di jepang? warnet di jepang sebenarnya hampir mirip saja dengan indonesia, yaiktu menggunakan kamar tertutup, karena pemilik warnet tahu pengguna warnet tentu bersifat privasi, dan setiap ruang dalam kamar muat dua orang, maksudnya tidak muat karena berdesakan, tetapi muat untuk duduk santai dua orang.

Soal kebersihan warnet, penulis sendiri pernah suatu ketika mesuk ke warnet begitu duduk di depan Komputer, baru tahu ternyata tempatnya sangat kotor, puntung rokok dalam asbak berserakan serta abu rokoknya menyebar  mengotori lantai, lebih sialnya lagi Lapak mouse tak ada, mouse di taruh di meja kayu kasar ini sangat menjengkelkan, tetapi tidak semua warnet se buruk itu, ada juga yang punya fasilitas lebih oke, namun kebanyakan aturan biliknya masih kurang aman untuk menjaga privasi, sebenarnya kita sendiri bisa menyesuaikan keadaan, namun itulah yang namanya tidak nyaman.

Warnet di jepang soal kebersihan merupakan urusan yang paling tidak boleh di abaikan, karena kenyamanan pelanggan adalah sumber rezeki bagi pemilik warner, bersih dan rapi segala kebutuhan yang di perlukan pengguna harus memuaskan, seperti kursi tempat abu rokok, dan perangkat lainnya.

Fasilitas lainya yang tersedia di warnet jepang sangat banyak, seperti TV kursi panjang, sofa yang empuk, ada juga webcam, dan masih banyak yang lainnya. apakah ada tambahan uang sewa? ini kan fasilitas jika kamu menggunakannya ya harus bayar jika tidak, anggap saja makan di restoran, kita cuma makan lauk satu atau dua jenis saja tetapi yang disajikan bisa puluhan pilihan.

Tapi jika di indonesia ada warnet yang memiliki fasilitas seperti di jepang itu, walah kasus aksi mesum bisa meningkat, maklum bro generasi bangsa indonesia ini jauh beda dengan negara lain, dulu indonesia boleh bangga dengan adat ketimurannya, boleh pongah anti budaya barat, tapi sekarang ini malah jauh lebih hebat dari budaya barat. Bukan lebih hebat kebaikan tapi lebih jos dalam aksi culas dan berbuat tak senonoh.

Lalu bagaimanakah warnet di kota kamu? di desa kamu atau di dusun kamu? bisa berbagi pengalamankah? silahakan tuliskan Comment kamu dengan akun Facebook kamu di bawah ini.

loading...

Komentar Anda

Leave a Comment

Berita Terkait