togel singapura agen poker

Kisah Sedih Veteran Jadi Tukang Timbangan Keliling Demi Sesuap Nasi

Veteran jadi tukang timbangan keliling di Bandung

Veteran jadi tukang timbangan keliling di Bandung

taruhan bola

Palinganeh.com – Ini bukan kisah pertama kali, di indonesia banyak sekali Veteran atau bekas pejuang kemerdekaan melawan penjajah beberapa tahun silam yang kini hidupnya sangat memprihatinkan.

Kisah ini bersumber dari seorang Siswa SMU Bandung, Nadia Nurul Fauziah, gadis ini mengisahkan pengalamannya seperti berikut.

Saat itu Nadia baru saja selesai mengikuti pelajaran olahraga, kemudian bertemu dengan seorang kakek tua renta membawa timbangan berat badan, kakek itu mengenakan kacamata dan mata sebelahnya di balut perban.

Melihat apa yang di kerjakan kakek tersebut Nadia merasa ksihan campur prihatin, pasalnya apa yang menjadi aktifitas sang kakek tersebut adalah menawarkan jasa timbang berat badan keliling.

Bagi yang menggunakan jasa kakek ini hanya akan memberikan uang se iklasnyas saja, hal ini dilakukan sang kakek demi bertahan hidup walau dulu dirinya adalah seorang veteran bekas pejuang kemerdekaan negeri tercinta ini.

Dengan menawarkan jasa timbang berat badan seperti kakek ini kira-kira ada berapa orang dalam sehari yang bersedia menggunakan jasanya, sulit di bayangkan tinggal tuhan sendiri bagaimana memberi rezeki pada hambanya seperti kakek ini.

“Aku sudah dua kali bertemu kakek itu, beberapa teman juga sudah lihat,” kata Nadia seperti di lansir merdeka.com 14 September 2014.

Nadiah begitu tersentuh dan merasa sangat prihatin atas diri kakek yang sudah begitu tua tak punya tenaga, namun harus berjuang bertahan hidup hanya mengandalkan saja timbangan berat badan keliling. Di zaman sekarang ini apakah ada orang butuh saja ini? kalaupun ada berapakah jumlah mereka perhari? lagi-lagi sulit di bayangkan.

Gadis SMU ini begitu besar rasa prihatinnya, hingga ingin menggunakan saja tersebut, namun saat itu Nadiah tak membawa uang sama sekali. Selain itu dirinya khawatir akan terlambat masuk pelajaran sekolah berikutnya.

“Aku merasa kasihan banget sama kakek itu, soalnya sudah begitu tua, kalau harus kerja, memangnya kerja apa, sayang waktu itu aku lagi tak bawa uang sepeserpun di saku.” tambah dia.

Perasaan kasihan campur prihatin terhadap kakek itu hingga di bawanya pulang, setelah sampai rumah, Gadis ini lantas sharing sama ibunya terkait rasa prihatinnya terhadap sang kakek.

Karena terus dilanda rasa ingin tahu lebih jauh tentang kakek itu, Nadiah pun berusaha mencari tahu melalui internet, pencarian itu membuahkan hasil, Nadia berhasil menemukan link yang mengungkap nama dan latar belakang kekek tukang timbangan berat badan itu.

“Setelah aku tahu lebih jauh tentang kakek itu, beliau bernama Emin Dudung, atau kakek Emin Dudung, mantan pejuang angkatan 45 (tertulis di kartu anggotanya veteran),” tulis akun @vanessagaspersz.

“Kakek Emin dudung ini bertahan hidup dengan usaha mencari nafkah di sebuah kawasan ramai pengunjung di Bandung. Pak Emin duduk sambil menawarkan jasa timbang badan dengan tarif seikhlasnya untuk sesuap nasi.” tambah akun @vanessagaspersz.

Nadia sangat menghargai usaha mantan pejuang 45 tersebut. Dia berharap negara tak hanya menghormati pahlawan di upacara hari Senin, tapi memberikan kesejahteraan bagi mereka yang hidup.

Kemudian Nadia mengunggah kisah itu di Facebook miliknya, Kamis 11 September 2014 lalu. Kisah ini kemudian dibaca ribuan orang. Hingga Sabtu 13 September 2014 malam, 1.169 orang me-like kisah tersebut. 722 Orang membagikan kisah ini dari satu akun ke akun lain.

Bagimana denga kamu? jika hatimu tersentuh dengan kisah perjalanan hidup kakek ini, lakukan sesuatu, sharing artikel ini ke semua teman-teman kamu.

loading...

Komentar Anda

Leave a Comment

Berita Terkait