togel singapura agen poker

Tubuh Pria Ini jadi Kaku Saat Kaget

Tubuh Pria Ini jadi Kaku Saat Kaget

taruhan bola

Palinganeh.comTubuh Pria Ini jadi Kaku Saat Kaget, Orang yang sedang kaget atau di kagetkan akan melakukan gerakan spontan atau teriakan, tergantung kagetnya ini menyenangkan atau menyakitkan.

Orang akan memaki secara spontan saat di kagetkan dengan suara keras, beragam expresi spontan, ada yang latah mengucapkan kata-kata jorok, ada yang mengucap istigfar dan lain sebagainya, kecuali pria satu ini dirinya akan mengalami kaku seperti angka satu saat di kagetkan.

Menurut ahli medis pria bernama Andrew Latham berusia 38 tahun ini di klaim menderita sindrom neurologis, atau disebut juga Hyperekplexia. Ini merupakan sindrom langka yang akan membuat Tubuh Pria Ini jadi Kaku Saat Kaget akibat suara keras.

Tak hanya suara keras suara orang batuk sekalipun jika berpotensi mengagetkan maka pria ini akan mengalami kekakuan pada tubuhnya.

Andrew menderita sindrom aneh dan langka ini sejak masih dalam kandungan, hingga saat ini, saat masih usia remaja di mana Andrew masih mengenyam pendidikan sekolah dirinyat sering jadi bahan ejekan teman-temannya di sekolah.

Suara-suara keras yang sengaja di buat teman-teman sekelas itu membuat Andrew kaget hingga membuatnya melompat ketakutan setengah mati.

“Aku tidak bisa mendengar suara keras, atau suara apa saja yang bisa membuatku kaget, seperti suara Anjing menggonggong, orang batuk, kembang api, dan suara apa saja yang tak terduga benar-benar mengejutkanku dan membuat aku harus melompat.” kata Andrew, seperti di lansir dari Mirror, 26 September 2014.

Meski memiliki sindrom begitu Andrew termasuk pria penggemar berat sepakbola, ia bahkan tak pernah melewatkan tim kesukaannya Accrington Stanley, meskipun suara gemuruh penonton lainnya sangat mengganggunya.

“Saat menonoton sepakbola aku berdiri berkumpul dengan penonton lainnya.” kata Andrew yang telah menjadi ayah satu anak ini.

Mengenai kondisi Andrew yang menurut dokter mengidap penyakit Hyperekplexia, orangtua Andrew, Janice dan Chris ke duanya mengetahui kelainan pada diri Andrew itu sudah ada sejak masih dalam kandungan.

“Saat aku hamil tujuh bulan, aku merasakan Andrew kaku dalam rahimku, dan setelah Andrew lahir dia terkejut setiap kali kita mengetuk inkubator.”  kata Janice.

Terkait penyakit sindrom yang di derita Andrew ini, menurut seorang ahli saraf, Profesor Kailash Bhatia, bahwa penyakit Andrew ini disebabkan oleh bahan kimia yang menghambat sistem sarafnya.

“Ada bahan kimia tertentu yang menghambat sistem saraf Andrew. Ketika bahan kimia ini tidak ada otak bisa bekerja lebih responsif dan menjadi lebih bersemangat.” kata Bhatia.

Hingga sekarang ini, belum ditemukan obat untuk menyembuhkan penyakit Hyperekplexia yang diderita Andrew ini.

loading...

Komentar Anda

Leave a Comment

Berita Terkait